ANALISIS ARSITEKTUR MODEL-VIEW-CONTROLLER (MVC) MENGGUNAKAN FRAMEWORK LARAVEL 12 DALAM PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI
Kata Kunci:
Laravel, MVC, Arsitektur Perangkat Lunak, Sistem Informasi, Pengembangan WebAbstrak
Perkembangan teknologi informasi yang sangat pesat menuntut adanya pengembangan sistem perangkat lunak yang terstruktur, mudah dipelihara, dan memiliki kemampuan skalabilitas yang baik. Salah satu pendekatan arsitektur yang banyak digunakan dalam pengembangan sistem informasi modern adalah Model-View-Controller (MVC), yang memisahkan aplikasi menjadi tiga komponen utama, yaitu Model, View, dan Controller. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan arsitektur MVC dalam framework Laravel serta mengevaluasi pengaruhnya terhadap kualitas pengembangan sistem informasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur dan pengujian langsung (experimental testing). Studi literatur dilakukan untuk memperoleh landasan teori mengenai konsep MVC dan implementasinya dalam pengembangan perangkat lunak, sedangkan pengujian langsung dilakukan dengan membangun prototipe sistem informasi sederhana berbasis CRUD menggunakan framework Laravel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan MVC dalam Laravel mampu menghasilkan struktur kode yang lebih terorganisir, mudah dipahami, serta lebih mudah dalam proses pengembangan dan pemeliharaan. Pemisahan antara Model, View, dan Controller memberikan dampak positif terhadap efisiensi debugging, pengembangan fitur, serta kolaborasi dalam tim. Namun demikian, ditemukan pula tantangan seperti kompleksitas awal bagi pemula dan potensi ketidakteraturan jika pola MVC tidak diterapkan dengan benar. Kesimpulannya, arsitektur MVC dalam Laravel terbukti efektif dalam meningkatkan kualitas pengembangan sistem informasi, khususnya dalam aspek maintainability, scalability, dan readability kode. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pengembang maupun akademisi dalam memahami dan menerapkan MVC secara lebih optimal.



